18/11/2018 Businness 0

Digitalisasi Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0

Digitalisasi Bisnis di Era 4.0 | Memasuki era digital segala sesuatu sudah ada dalam genggaman dan berlangsung dalam kedipan mata. Tidak hanya teknologi komunikasi yang berkembang pesat, pertumbuhan ekonomi juga terkena dampak positifnya. Revolusi industri 4.0 sudah mengubah tatanan sistem perindustrian dari teknologi yang berkembang pesat menjadi teknologi digital. Baik dari segi transportasi, perdagangan maupun perbankan. Mau tidak mau semua sistem bisnis yang masih menerapkan konvensional beralih pada digital. Perdagangan pada era digital sudah tidak mengenal batas negara, maupun waktu. Bisa melakukan transaksi tanpa berpindah tempat dan dalam waktu yang lebih efisien dan menghemat biaya. Contoh menjamurnya taksi online, jual-beli online dan kegiatan yang memanfaatkan teknologi daring.

 

Apa Sih Digitalisasi Bisnis ?

Salah satu perintis revolusi Industri 4.0 yaitu Klaus Schwab. Klaus Schwab menyatakan bahwa revolusi industri 4.0 sebuah teknologi baru yang menggabungkan dunia fisik, biologis, dan digital. Hal yang memengaruhi semua disiplin ilmu, baik bidang ekonom maupun industri.

Yang dimaksud dengan digitalisasi bisnis yaitu mengubah komunikasi, interaksi, dan fungsi bisnis menjadi digital. Pada penerapan bisnis, digitalisasi melakukan transformasi proses bisnis, fungsi dan model bisnis diaplikasikan pada teknologi digital.

Sederhananya digitalisasi bisnis merupakan proses transformasi bisnis dari konsep konvensional menjadi virtual, meliputi proses transaksi dan penerapan sistem perusahaan. Tujuannya mempercepat efisiensi kerja, mengurangi penggunaan manusia dan untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak serta mencakup secara global.

Peran Teknologi Digital Dalam Bisnis

Awalnya teknologi mempermudah pekerjaan manusia seiring waktu, sudah beralih fungsi pada generasi digital. Teknologi menjadi pengendali dunia usaha. Beberapa perusahaan maupun UKM di dunia telah beralih pada fungsi teknologi. Tujuannya memperlancar bisnis dengan income yang lebih besar.

Peran teknologi pada dunia bisnis memunculkan istilah e-bussines, e-commerce, dan marketplace serta lainya. Perubahan proses transaksi pun terjadi, penjual dan pembeli tidak harus hadir dalam satu tempat untuk bertransaksi. Seperti penggunaan marketplace pada beberapa pedagang. Seperti e-bay, Tokopedia, dan Bukalapak. Bahkan Digitalisasi juga merambah pada bidang perbankan, transportasi, dan pendidikan.

Peran teknologi memangkas operasional bisnis, tidak perlu menyewa ruko lagi sebagai tempat bisnis. Dan dapat memangkas Biaya produksi maupun promosi yang mahal. Dengan adanya teknologi digital dalam bisnis, pemasaran produk lebih mudah dengan melalui media sosial. Selain efisien, pemasaran digital juga terbukti efektif sebab menyasar pada target pasar yang tepat. Selain itu dengan adanya teknologi digital, jangkauan  kepada konsumen menjadi tak terbatas, bahkan hingga pada cakupan lintas negara.

Di era digitalisasi bisnis para pelaku bisnis bisa melakukan transaksi, negosiasi dan komunikasi melalui sebuah aplikasi atau website. Hanya dengan mengakses melalui smartphone, semua kebutuhan terkait transaksi bisnis dapat diselesaikan.

Peran teknologi digital dalam bisnis selain menghemat pengeluaran biaya produksi, komunikasi terjalin cepat, dan transaksi lebih mudah, serta menjangkau masyarakat global serta efisien dalam penggunaannya.

Di era saat ini, digitalisasi menjadi suatu terobosan baru yang menjanjikan kemudahan dan efektivitas juga efisiensi. Hal ini tentu harus menjadi perhatian lebih para pelaku usaha agar usaha yang dijalani tetap bisa bertahan dan berkembang. Sebab persaingan semakin ketat dan peluang semakin terbuka. Tentu dengan adanya pembaharuan menuju digitalisasi bisnis, bisnis yang dibangun akan tetap relevan dengan perkembangan zaman.



About the Author

Qlausa: Kami adalah Digital Agency yang mengkombinasikan antara teknologi dengan ide kreatif.

error: Hello World ! Welcome to Qlausa Digital Agency